Data

57 Tahanan Polresta Mojokerto Jalani Vaksinasi Covid-19

Mojokerto (beritajatim. com) – Sebanyak 57 tahanan di sel tahanan Mapolresta Mojokerto menjalani vaksinasi Covid-19 secara massal, Selasa (29/6/2021). Program ini dilakukan dalam upaya percepatan vaksinasi massal dan meminimalisasi adanya penyebaran virus Corona.

Tak hanya tangsi di sel tahanan Mapolresta Mojokerto yang menjalani vaksinasi Covid-19 massal namun pula tahanan dari polsek deretan Polresta Mojokerto. Mereka dibawa ke sel tahanan Mapolresta Mojokerto untuk menjalani vaksinasi bersama tahanan lainnya.

Aparat melakukan vaksinasi kepada para tahanan satu per kepala. Vaksinasi dengan menerapkan adat kesehatan, memakai masker & jaga jarak, satu per satu tahanan menerima vaksinasi Covid-19 dari petugas sebab Urusan Kesehatan (Urkes) Polresta Mojokerto.

“Selaras dengan kebijakan dari Abu Presiden bahwa seluruh Awak Negara Indonesia diwajibkan buat melaksanakan vaksinasi secara massal. Tahanan kita, total menyeluruh ada 65 orang, ” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Masih kata bekas Kapolres Pasuruan ini, daripada 65 orang tahanan itu, sebanyak delapan tahanan tidak masuk kreteria untuk menerima vaksinasi Covid-19. Ini kausa delapan orang tahanan tersebut karena kondisi  kurang segar sehingga tidak bisa dikerjakan vaksinasi.

“Selebihnya, kita berikan fasilitas vaksin tersebut karena memang juga sedang tersedia dengan tidak menekan alokasi yang memang dibutuhkan untuk masyarakat di provinsi hukum Polreta Mojokerto. Alhmdulilah sejauh ini, kita belum menemukan ada tahanan terpapar Covid-19, ” katanya.

Namun demikian jadi langkah preventif dan peruntukan dari pemerintah pusat, jelas Kapolresta, pihaknya masih memiliki alokasi yang cukup. Jadi seluruh tahanan yang dibawah tanggungjawab Polresta Mojokerto dilaksanakan vaksinasi secara bersama-sama.

“Insya Allah, ini menjadi langkah preventif dengan kita lakukan supaya itu dalam kondisi sehat serta proses penyelidikan tetap berjalan. Ada sekitar 16 karakter tahanan yang dalam waktu dekat akan kita geser ke Lembaga Pemasyarakatan, ” ujarnya.

Sementara bagi benduan yang tidak bisa menjalani vaksinasi Covid-19 hari tersebut, maka akan menunggu sampai kesehatan para tahanan membaik. Karena vaksinasi untuk para tahanan tersebut sudah dialokasikan sehingga mereka masih bisa menerima vaksinasi kapanpun.

“Iya menunggu sampai kesehatan mereka membaik. Sedang (vaksin untuk tahanan, red). Untuk masyarakat, kita pula masih punya alokasi untuk kita laksanakan vaksinasi setiap harinya, ” jelasnya. [tin/but]

Share this: