Air Sungai Meluap, Seorang Nenek Diduga Hanyut Terseret Arus
Data

Air Sungai Meluap, Seorang Nenek Diduga Hanyut Terseret Arus

Bojonegoro (beritajatim. com) – Hujan lokal selama sepekan itu berturut-turut terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Hal itu membuat sejumlah kali debit airnya mengalami peningkatan. Bersamaan dengan air sungai yang meluap, seorang nenek dikabarkan hilang diduga hanyut terseret arus.

Kabar hilangnya seorang perempuan bertanda Sumirah (81) Warga Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro itu dilaporkan sekitar pukul 17. 00 WIB, Jumat (18/12/2020). Korban dilaporkan hilang pada bantaran Sungai Grogolan kelurahan setempat. Saat ini jasad korban masih dalam pencarian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, kasus itu kali pertama dilaporkan oleh Fira. Bahwa sebelum dilaporkan hilang, objek berpamitan mencari rumput dengan mengarungi anak sungai Bengawan Solo.

“Korban dilaporkan berangkat sekitar jam 09. 00 WIB mencari rumput di sawah dengan menyeberangi sungai. Diduga hanyut karena aliran sungai deras setelah terjadi hujan, ” ujarnya.

Saat ini debit budak Sungai Bengawan Solo itu sedang naik akibat hujan lokal dengan terjadi siang tadi. Hujan yang terjadi hampir merata di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Mendapat laporan, Awak BPBD kemudian mendatangi lokasi berperan melaksanakan assessment dan berkoordinasi secara keluarga dan perangkat desa setempat. [lus/suf]

stp_sound: wrong
Share this: