bupati-anna-usulkan-exit-tol-di-wilayah-selatan-bojonegoro-1
Data

Bupati Anna Usulkan Exit Tol di Wilayah Selatan Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim. com) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menganjurkan agar pintu tol pertama (Exit Tol) yang mampu menembus Wilayah Kecamatan Sari atau Gondang. Peningkatan infrastruktur untuk membuka akses daerah terluar tersebut terus dilakukan, Senin (7/6/2021).

Usulan tersebut dipaparkan Tumenggung Anna kepada Direktorat Pekerjaan Bebas Hambatan (JBH) Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KEMENPUPR). Dalam paparannya, bupati mengusulkan adanya kemungkinan tol baru (exit tol/gate) pada ruas jalan Pungutan Kertosono-Solo yang ada di Desa Lemahbang, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Dimana kata Anna, titik exit pungutan tersebut melewati ruas bulevar Kabupaten Madiun di Desa Pajaran dan Desa Lemahbang sepanjang 13 KM kewenangan Kabupaten Madiun. “Kedepan, buku jalan ini perlu ditingkatkan untuk bisa menjadi penumpil jalan kolektor sebagai akses keluar dari exit tol, ” tutur Bupati Anna.

“Titik exit tol juga melewati akses Jalan Sekar Klino dengan tahun 2021 ini dikerjakan peningkatan sepanjang 2 KM. Untuk infrastruktur setelah exit tol, menurut Bupati, 500 meter masih menjadi kewenangan JBH. Selepas 500 meter harus merupakan jalan kolektor, ” ujarnya.

Terkait peristiwa tersebut, JBH perlu cepat turun untuk checking tempat exit tol dan tersedia pembahasan lebih lanjut dengan Pemkab Madiun, Provinsi Jatim, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Direktorat JBH Kementerian PUPR, terkait perlunya peningkatan lebar ruas Tiang Klino-Saradan menjadi standar ustaz kolektor dari exit tol.

“Dengan Exit/akses gate tol ini, diharapkan mempermudah jangkauan pelayanan, pemindahan, mobilisasi, serta akses perniagaan. Selain itu, juga menekan kepadatan kendaraan angkutan barang atau truk-truk besar dengan melewati akses Bojonegoro praja menuju akses tol Ngawi, ” pungkas Bupati Anna. [lus/but]

Share this: