dpc-pdip-kabupaten-probolinggo-dukung-penuh-plt-bupati-timbul-prihanjoko-1
Data

DPC PDIP Kabupaten Probolinggo Dukung Penuh Plt Bupati Timbul Prihanjoko

Probolinggo (beritajatim. com) – Timbul Prihanjoko, Plt Bupati Probolinggo, pengganti mantan Bupati Tantri, mendapat dukungan penuh PDIP.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Probolinggo, Edi Susanto, menyatakan, Timbul Prihanjoko, mampu membawa tongkat estafet kepemimpinan Tantri, hingga purna tugas nanti.

Menurutnya, Timbul sarat pengalaman sejak dari legislatif hingga eksekutif. Maka dari itu, PDIP optimis, kader partai berlogo banteng moncong putih itu bisa membawa Kabupaten Probolinggo, ke arah yang lebih baik.

“Saya kira beliau mampu untuk menjalankan Plt Bupati ini, karena beliau itu sarat dengan pengalaman. Pernah jadi ketua DPR, menjadi wakil bupati dua kali, ” ungkapnya, Kamis (02/09/2021) saat ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan, di Jalan Raya Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Disinggung soal peristiwa OTT KPK terhadap Tantri, PDIP selaku partner kerja Tantri, menyatakan prihatin.

“Kami prihatin atas kasus yang menimpa Bupati Probolinggo non-aktif, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Mudah-mudahan Ibu Tantri, tabah menjalani proses hukum yang ada dan bisa melewatinya dengan tabah tentunya, ” kata Edi Susanto.

Pria berperawakan kurus itu juga menghimbau masyarakat Kabupaten Probolinggo tetap kondusif. Kembali fokus memberikan saran, masukan serta doa untuk Kabupaten Probolinggo, kedepan.

“Marilah sedapat mungkin, hujatan-hujatan ini kita hentikan, kita ganti dengan saran dan masukan, doa dan sholawat, mudah-mudahan dengan peristiwa yang sangat menyakitkan ini merupakan titik awal dari pada Probolinggo menuju yang lebih maju, ” tutupnya.

Terpisah, Timbul, sendiri berjanji segera memperbaiki keadaan pasca ditetapkan sebagai Plt Bupati Probolinggo. Agenda awal, kata dia membenahi sejumlah kecamatan yang kosongan karena pejabatnya ikut ditangkap KPK. Sedangkan untuk 252 kantor desa yang belum ada kepala desa yang sah juga akan segera diisi pejabat sementara.

“Kita akan rapat tanggal 9 September besok, bersama dinas terkait, agar roda pemerintahan tidak lumpuh, dan bisa melayani masyarakat seperti semula, ” katanya. (eko/ted)

Share this: