Efek Pandemi, Proyeksi Areal Tanam Tembakau Sumenep Turun Drastis
Data

Efek Pandemi, Proyeksi Areal Tanam Tembakau Sumenep Turun Drastis

Sumenep (beritajatim. com) – Proyeksi areal tanaman tembakau tahun 2020 di Kabupaten Sumenep sebesar 8. 595 hektare. Angka tersebut turun drastis dibanding 2019. Pada tahun 2019, proyeksi areal tanam tembakau seluas 14. 337 hektare.

“Berkurangnya proyeksi luas areal tanam tembakau tahun ini sebagai efek pandemi Covid-19. Serapan tembakau pada era pandemi diprediksi sangat minim, ” kata Kepala Dinas Pertanian Flora Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, Jumat (14/8/2020).

Ia menjelaskan, rata-rata produksi tembakau tarikh ini dipreduksi 600 kg bohlam hektare. Artinya dengan luas areal tanam tembakau 8. 595 hektare, maka produksi diperkirakan sebesar 5. 157 ton. Karena itu, sendat Arif, pihaknya bekerjasama dengan salah satu pabrikan rokok yang memiliki agen di Sumenep untuk penyerapan tembakau petani.

“Itu cara kami untuk mendongkrak penyerapan tembakau petani. Meski kami tidak menjamin semua tembakau petani bisa terserap. Kemampuan beli pabrikan sekitar 3. 500 ton. Dan yang dibeli pabrikan adalah tembakau gunung, bukan tembakau sawah, ” terangnya. [tem/suf]

Share this: