Hendak Konvoi, Ratusan Suporter Persatu Dibubarkan Polisi
Data

Hendak Konvoi, Ratusan Suporter Persatu Dibubarkan Polisi

Tuban (beritajatim. com) – Polres Tuban membubarkan kerumunan massa pendukung Persatu Tuban saat hendak melakukan longmarch. Ratusan Ronggomania (sebutan pendukung Persatu) awalnya berkumpul di rest area Kabupaten Tuban & berencana untuk menggelar arak-arakan bertugas memperinganti Hari Ulang Tahun (HUT) Persatu Tuban yang ke-75, Sabtu (17/10/2020) malam.

Petugas beralasan, pembubaran tersebut dilakukan sebab Ronggpmania mengumpulkan banyak massa minus memiliki izin. Selain itu, datang dengan saat ini Pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Selanjutnya petugas kepolisian mengumpulkan para suporter dengan sudah mulai berkumpul di kawasan rest area Tuban itu.

Awalnya mereka hanya terang beberapa orang saja. Namun semakin malam ternyata jumlah mereka semakin banyak. Mereka datang dari bermacam-macam kecamatan di Kabupaten Tuban. “Saya tahunya dari medsos, katanya sedia ada acara Ronggomania, ” ujar salah satu suporter yang berharta di rest area.

Ratusan suporter Ronggomania itu kemudian dikumpulkan di parkiran rest area tersebut. Selanjutnya petugas kepolisian mengimbau kepada para pengikut itu untuk segera membubarkan muncul dan tidak melakukan kegiatan arak-arakan atau arak-arakan di jalan awam.

“Karena kegiatan itu tidak berizin dan saat ini masih dalam masa Pandemi. Hamba minta kepada adik-adik semua untuk tidak melakukan arak-arakan. Saya menimbulkan untuk pulang ke wilayah masing-masing, ” terang Kompol Budi Santoso, Kabag Ops Polres Tuban yang menghimbau para suporter untuk menutup diri.

Sebelum dibubarkan, petugas dari Polres Tuban memberi kesempatan kepada para suporter untuk berdoa bersama sebagai bentuk sokongan terhadap Persatu. Selanjutnya setelah menyanyikam yel-yel kemudian mereka langsung diminta untuk membubarkan diri.

“Saya melihat ini sudah pakai masker seluruh. Saat ini masih dalam zaman Pandemi Covid-19, jangan sampai sesudah mengelar acara kumpul-kumpul, pulangnya malah membawa virus. Nanti kasihan para orangtua kalian di rumah, ” paparnya.

Usai mendapatkan imbauan, ratusan pendukung Persatu kemudian membubarkan diri dengan kembali ke wilayah masing-masing. Namun, tak selang beberapa lama terdapat kelompok lain yang baru datang. Tentu sekadar, langsung konvoi keliling jalanan Kota Tuban dan akhirnya berhasil dibubarkan oleh petugas lantaran mengganggu aliran lalu lintas. [mut/suf]

Share this: