kapolres-pamekasan-kembali-ajak-masyarakat-bersama-putus-rantai-covid-19-1
Data

Kapolres Pamekasan Kembali Ajak Asosiasi Bersama Putus Rantai Covid-19

Pamekasan (beritajatim. com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar kembali mengajak seluruh bagian masyarakat agar selalu mengindahkan protokol kesehatan sekaligus bersama-sama memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019 .

Peristiwa tersebut disampaikan disela peluncuran program ‘Drive Thru Vaksinasi Covid-19’ yang digagas instansi yang dipimpinnya di Pangkalan Penyekatan kompleks Terminal Kargo, Jl Raya Larangan Tokol, Tlanakan, Jum’at (25/6/2021).

Terlebih gagasan program yang diklaim sebagai yang pertama dalam Madura, sengaja dilakukan dalam rangka mengantisipasi sekaligus menutup rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan.

Terlebih dalam kalender inovatif tersebut, pihakmya selalu melibatkan Tim Satgas Pengerjaan Covid-19 Pamekasan. “Program tersebut sebagai upaya menagajak klub dalam pencegahan Covid-19, sekaligus bisa ikut andil serta mendukung program pemerintah, ” Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.

“Peran serta masyarakat tentunya serupa sangat kami harapkan, dalam artian masyarakat juga harus ikut andil dalam membantu program pemerintah yang pusat berjuang memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19  ini. Lengah satunya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, ” ungkapnya.

Konsistensi pemerintah mengajak masyarakat agar tetap menerapkan strategi 3T; Tracing, Testing and Treatment pula terus digencarkan. “Tentunya peraturan masyarakat untuk menerapkan aturan ksehatan 3M juga kudu tetap dilakukan, sebab dengan cara ini, Indonesia bisa bangkit dan terbebas dibanding pendemi Covid-19, ” tegasnya.

Sebelumnya pihaknya juga mengirimkan program Drive Thru Vaksinasi Covid-19 dilakukan sebagai jalan antisipatif, di mana di setiap pengendara mendapatkan layanan vaksinasi dan swab antigen minus harus turun dari instrumen yang mereka tumpangi.

Namun sebelum dilakukan proses vaksin dan swab, para petugas medis terlebih dahulu melakukan cek tensi darah dan skrenning kondisi kesehatan para pengendara yang hendak mendapat pelayanan, sekaligus dilakukan pendataan administrasi.

Namun untuk pengendara yang tensi darahnya pada atas 180, tidak diperkenankan melakukan vaksin. Bahkan buatan swab antigen juga status menunggu sekitar 15′ hingga 20′ menit, dan buatan swab ini berlaku buat tiga hari kedepan. [pin/kun]

Share this: