Mendes PDTT Apresiasi Kerja Keras Pemkab dan Pemdes Pamekasan
Data

Mendes PDTT Apresiasi Kerja Keras Pemkab dan Pemdes Pamekasan

Pamekasan (beritajatim. com) – Menteri Daerah, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar menilai percepatan pembangunan di sebuah daerah tidak terlepas dari kerja keras semua pihak.

Bahkan hal itu tidak hanya karena upaya terkemuka yang dilakukan oleh pemerintah kawasan, tetapi juga tidak lepas dibanding peran serta para stakeholders pada tingkat desa. Baik kepala kampung (kades) atau lurah, serta asosiasi secara umum.

Peristiwa tersebut disampaikan Cak Halim (sapaan akrab Abdul Halim Iskandar) pada kegiatan silaturrahmi bersama kepala dukuh se kabupaten Pamekasan, yang digelar di Lapangan Pagantenan, Pamekasan, Sabtu (1/8/2020). Di mana dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Bupati & Wakil Bupati Pamekasan, Badrut Penuh dan Raja’e beserta jajaran Forkopikda.

Termaauk juga pimpinan OPD setempat, cabang DPRD Jawa Timur, serta sejumlah pejabat dari kabupaten lain di Madura. Termasuk ratusan kepala tempat dari 13 kecamatan berbeda dalam Pamekasan, khususnya dalam kegiatan yang dikemas dengan konsep bazar hasil produk UMKM dari setiap daerah di Pamekasan dan dipamerkan dalam bawah gubuk jerami.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar bersama Bupati serta Wakil Bupati Pamekasan, Badrut Lengkap dan Raja’e dalam kegiatan silaturrahmi Mendes PDTT bersama Kades se Pamekasan di Pagantenan, (1/8/2020).

“Senang sekali bisa bertatap muka secara langsung bergabung seluruh kepala desa di kabupaten Pamekasan, terlebih saat ini pembangunan di Pamekasan mengalami percepatan dan perubahan yang luar biasa. Bahan autentiknya adalah adanya kenaikan rangking sektor pembangunan, ’ kata Abdul Halim Iskandar.

Diungkapkan, sebelumnya Pamekasan menempati rangking 31 se Jawa Timur dalam daerah pengembangan, namun saat ini terbang satu strip ke rangking 30 se Jatim. “Kenaikan peringkat tersebut bukanlah sesuatu yang mudah untuk mendongkrak Pamekasan agar lebih lulus, dan percepatan pembangunan ini tidak semata-mata karena bupati, tetapi sebab dukungan dari seluruh kepada kampung dan lurah di Pamekasan, ” ungkapnya.

“Kalau untuk Madura, Pamekasan tatkala masih menjadi yang terbaik dipadankan tiga kabupaten lain dari sektor  pembangunan. Di bawahnya masih tersedia Bangkalan, Sampang dan Sumenep. Di bawahnya lagi juga ada Probolinggo, ” sambung Cak Halim.

Percepatan pembangunan di Pamekasan juga dinilai sangat luar pelik, sehingga perlu ditingkatkan lagi biar dapat bersaing dengan kabupaten/kota lulus yang lain di seluruh Indonesia. “Kami ucapkan terima kasih kepada Besar Desa dan Lurah se-Pamekasan dengan sangat luar biasa membantu percepatan pembangunan ini. Sukses terus buat Pamekasan, ’ jelasnya.

“Dari itu kami menyampaikan sangat bangga atas kinerja bupati Badrut Tamam atas kerja kerasnya semasa ini dalam sektor percepatan pembangunan, salah satunya melalui program Call Care yang cukup memudahkan para lurah dalam melayani masyarakat. Desaku Mampu, Indonesia Maju, Pamekasan Hebat, ” pungkasnya. [pin/but]

Share this: