musik-memiliki-kekuatan-yang-berdampak-pada-kesehatan-1
Data

Musik Memiliki Kekuatan yang Berpengaruh pada Kesehatan?

Surabaya (beritajatim. com) – Billy Joel, musisi Amerika pernah berkata, “Saya pikir musik itu sendiri menyembuhkan”. Musik adalah sepadan karya ekspresi dari manusia yang dimana musik dapat membuat kita tersentuh. & hampir semua orang dalam dunia menyukai musik.

Saat kita memperhatikan suatu lagu, lagu dengan kita dengarkan akan memicu respon emosional. Misalnya, di dalam lagu tersebut menceritakan sepadan kejadian yang pernah kita alami. Misalnya lagu dengan mengingatkan kita saat ijab kabul, sedih atau senang.

Barbara Else, seorang penasihat superior kebijakan dan penelitian dari American Music Therapy Association mengatakan pada awak media bahwa elemen musik semacam ritme melodi dan lainnya dalam fisiologi, fungsi dan keberadaan kita, memiliki hubungan yang mendalam dengan musik karena itu tertanam di dalam otak dan tubuh.

Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa irama dapat bermanfaat bagi kesehatan mental kita. Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Canada menjumpai bahwa mendengarkan musik sanggup meningkatkan jumlah dopamin yang diproduksi otak, ini berlaku sebagai peningkat suasana sinting dan menjadikannya pengobatan yang layak untuk depresi.

Selanjutnya, MNT melaporkan sebuah penelitian yang dilakukan di The Lancet Psychiatry yang menyarankan bahwa mengindahkan musik hip hop pertama dari penyanyi terkenal “Kendrick Lamar” dapat membantu seseorang untuk memahami gangguan kesehatan mental.

Semakin bertambahnya penelitian, banyak pengkaji yang menemukan bahwa ada manfaat kesehatan dari musik. Berikut manfaat dari menggubris musik:

Mengurangi rasa sakit serta anxiety (kecemasan)
MNT melaporkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Brunel University, Inggris bahwa mereka menyarankan musik sebagai pengobatan karena dapat mengurangi menikmati sakit dan kecemasan bagi pasien yang telah melaksanakan operasi.

Pereda stress yang efektif
Saat kita merasa stress, mungkin kebanyakan dari kita akan mendengarkan lagu. Setelah mendengarkan corak, perasaan kita akan jauh lebih baik.

Membantu memulihkan luka otak
Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018 oleh University of Finlandia, menemukan kalau pasien stroke yang memedulikan musik selama sekitar 2 jam setiap hari memiliki memori dan perhatian verbal yang jauh lebih molek dan suasana hati dengan lebih positif daripada mereka yang tidak mendengarkan audio sama sekali. [rad/bjo]

Share this: