Nyaris 40 Ribu Tes Swab Sudah Dilakukan di Surabaya
Data

Nyaris 40 Ribu Tes Swab Sudah Dilakukan di Surabaya

Surabaya (beritajatim. com) – Kinerja Negeri Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani Pandemi Covid-19 semakin terlihat hasilnya. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan tubuh (Dinkes) Surabaya angka kesembuhan dalam per hari bisa mencapai 134 pasien.

Koordinator Tempat Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengucapkan, 134 pasien itu terdiri lantaran dua orang tamu Hotel Asrama Haji Sukolilo, 27 orang jaga inap rumah sakit dan 105 pasien dari rawat jalan isolasi mandiri.

“Paling banyak kesembuhannya kali ini dari pelihara jalan isolasi mandiri. Saat tersebut yang rawat jalan berjumlah satu. 457 pasien. Mereka setiap keadaan terus kami pantau, ” introduksi Febria Rachmanita, di Dapur Umum Balai Kota Surabaya.

Febria menjelaskan, mematok saat ini total kumulatif penderita sembuh Covid-19 mencapai 3. 974 orang. Menurutnya, kesembuhan ribuan penderita tersebut hasil dari upaya melindungi Pemkot Surabaya. Salah satunya merupakan rapid test dan swab dengan dilakukan secara masif dan massal di berbagai titik setiap hari.

Pemimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita

“Hingga kemarin Kamis (16/07), sedikitnya kami sudah melakukan rapid test sebanyak 106. 717 orang, ” papar Febria.

Dari angka 106. 717 tersebut, Kepala Dinkes Surabaya ini merinci, sebanyak 10. 721 di antaranya adalah warga yang hasil rapidnya reaktif. Kemudian, sebanyak 95. 920 adalah warga dengan status non reaktif.

Febria membicarakan, ratusan rapid test itu merupakan hasil gabungan dari Dinkes Tanah air Surabaya, dan bantuan dari Lembaga Intelijen Negara (BIN). “Serta vila sakit dan lab rujukan penelitian Covid-19 se-Surabaya, ” lanjut tempat.

Sedangkan untuk swab, kata Febria, hingga saat tersebut pemeriksaan swab test di Surabaya sudah mencapai 38. 512 karakter. Hasil rinciannya yang sudah keluar yakni, berjumlah total 33. 612 orang. Dari jumlah 33. 612 orang tersebut, sebanyak 24. 946 orang warga hasilnya negatif ataupun sebesar 74, 22 persen. Selanjutnya, 8. 386 orang hasilnya pasti atau sebesar 24, 95 tip. “Kemudian 280 hasil invalid atau sekitar 0, 83 persen, ” pungkasnya. (ifw/ted)

Share this: