PDIP Janjikan Kampanye Santun dan Beretika di Pilbup Malang
Data

PDIP Janjikan Kampanye Santun dan Beretika di Pilbup Malang

Udi (beritajatim. com) – PDI-Perjuangan mengusung pasangan calon Tumenggung dan Wakil Bupati Malang, M Sanusi-Didik Gatot Subroto di Pilkada Malang 2020. Mereka juga dibantu oleh lima parpol yakni, Golongan Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP dan Partai Demokrat.

Mereka mengatasnamakan koalisi Geruh Makmur. M Sanusi merupakan petahana Bupati Malang. Sedangkan Didik Gatot Subroto adalah Ketua DPRD Kabupaten Malang. Pesaing mereka adalah bagian calon yang diusung PKB serta didukung Partai Hanura. Yakni, Lathifah Shohib-Didik Budi Mulyono.

Lathifah Shohib merupakan cucu pendiri Nahdatul Ulama, KH Bisri Syansuri sekaligus anggota DPR RI Tip X. Sementara Didik Budi Mulyono adalah mantan seketaris daerah Kabupaten Malang. Mereka bakal bersaing memperebutkan kursi N-1 dan N-2.

Seketaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari mengatakan walaupun bersaing dalam kontestasi politik di Kabupaten Malang, partainya bakal mengedepankan politik santun. Dia mengklaim akan mengembangkan metode kampanye apresiasi minus harus menjelek-jelekan lawan.

“Kami bersahabat dengan Ibu Lathifah dan Pak Didik. Kami ingin mengembangkan metode manuver yang apresiasi, etis tidak menetapkan menjelek-jelekan biar masyarakat yang keahlian kira-kira dari paslon ini mana yang memiliki keunggulan lebih jadi nantinya dipilih, ” kata Sri Untari.

Selain tersebut, di Pilkada Malang mereka akan lebih sering menggunakan metode persuasi virtual atau kampanye daring. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 aksi dengan model virtual bakal bertambah efektif karena mayoritas masyarakat menggunakan smartphone.

“Insyallah kita akan lakukan secara virtual, untuk itu para intelektual yang sering medsos kita bisa pakai virtual dan model youtube kan HP ini sampai ke masing-masing lengah dan kantong setiap hari. Itu yang akan kami sapa pada setiap hari, dengan kabar-kabar dari Isyarat supaya bisa mengisi konten berita secara milenial, ” tandas Sri Untari. [luc/suf]

Share this: