Data

Realisasikan Target Investasi, Lamongan Kejar Invesment Award Jatim 2021

Lamongan (beritajatim. com) – Sebagai salah satu nominator Investment Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2021, Kabupaten Lamongan telah memenuhi parameter utama yang menjadi pokok penilaian.
Indikator itu kaya kebijakan Kepala Daerah yang pro terhadap pertumbuhan investasi, layanan yang memudahkan untuk calon investor untuk menanamkan modal, realisasi investasi, serta perencanaan penyusunan investasi.
Lengah satu indikatornya, capaian realisasi investasi Kabupaten Lamongan di dalam tahun 2020 sebesar Rp 2, 573 milyar dari target Rp 2, 257 milyar. Hal itu tampak meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2, 281 milyar.
“Di tengah pandemi Covid-19, Lamongan masih bisa merealisasikan tumpuan investasi untuk terwujudnya kemajuan yang berkeadilan, ” rata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di hadapan tim wasit dalam pleno nominator Investment Award Provinsi Jawa Timur tahun 2021, Selasa (28/9/2021), di Mercure Grand Mirama, Surabaya.
Menurut Bupati yang akrab disapa Bupati YES tersebut, investasi di Kabupaten Lamongan cenderung stabil, peristiwa ini menunjukkan para pelaku usaha tidak terpengaruh karena situasi ini dimanfaatkan para-para pelaku usaha untuk melaksanakan perluasan usaha maupun investasi baru, sehingga pada zaman situasi kondusif, perusahaan jadi melakukan operasional.
Selain tersebut, orang nomor satu dalam Lamongan ini juga menambahkan, bahwa hal tersebut didukung oleh keunggulan-keunggulan inovasi perijinan yang ada di Kabupaten Lamongan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di hadapan tim juri dalam pleno nominator Investment Award Provinsi Jawa Timur tahun 2021, Selasa (28/9/2021), di Mercure Grand Mirama, Surabaya.

“Keunggulan berinvestasi di Lamongan yakni telah memiliki sejumlah perubahan yang memudahkan pelayanan perijinan, tracking sistem dan pengaduan, serta tersedianya informasi potensi dan peluang investasi berbasis digital, sehingga memberikan kesenangan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, potensi dan peluang investasi di Kabupaten Lamongan, hanya dengan mengunduh Sippoma di Playstore, ” ungkapnya.
Tak hanya itu, Kabupaten Lamongan juga mengadopsi penopang dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait kelembagaan investasi dan kepatuhan terhadap Online Single Submition (OSS). Dengan OSS, pengusaha bakal mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai kewajiban pengusaha. [riq/ted]

Share this: