Data

Satpol PP Kota Kediri dan Polisi Bubarkan Antrian Ojol

Kediri (beritajatim. com) -Wali Kota Kediri merespon pertandingan masyarakat mengenai kerumunan ojek online di salah satu gerai makanan cepat hidangan di Kota Kediri yang viral di sosial jalan. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memerintahkan Satgas Covid-19 Kota Kediri untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan tubuh di gerai tersebut buat menekan penyebaran Covid-19, Rabu (9/6/2021).

Kerumunan terjadi karena adanya promo dari peluncuran produk terbaru yang bisa dipesan melalui aplikasi pemesanan online. Seruan masyarakat begitu tinggi sebab produknya berkaitan dengan lengah satu Boyband paling populer saat ini.

Petugas melakukan penyegelan

Satgas Covid-19 Kota Kediri dari Satpol PP dan Polresta Kediri bergerak cepat mendatangi kelompok di gerai makanan lekas saji tersebut. Kepala Satpol PP Kota Kediri mengungkapkan Satgas Covid-19 Kota Kediri langsung mengurai kerumunan dengan terjadi. “Kita tata sedang supaya tidak berkerumunan. Era ini kerumunan sudah berkurang dan hanya melayani pesanan-pesanan yang terlanjur masuk, ” ujarnya.

Kemudian, Satgas Covid-19 Kota Kediri akan memanggil pihak penjamin jawab pada gerai makanan tersebut. Karena telah mengenai peraturan dalam SK Wali Kota Kediri Nomor 188. 45/165/419. 033/2021 tentang Sambungan Kedelapan Masa Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019. Dimana telah diatur untuk lepau makanan, cafe, dan restoran dibatasi dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan adat kesehatan yang ketat.

Untuk pelanggarnya, akan dikenakan sanksi berupa teguran lisan ataupun tertulis, penghentian sementara operasional usaha atau kegiatan, denda administratif paling banyak Rp 500. 000 hingga pencabutan izin usaha.

Peristiwa itu tertuang dalam Peraturan Walikota Kediri Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Implementasi Disiplin Dan Penegakan Asas Protokol Kesehatan Sebagai Jalan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 sama dengan telah diubah dengan Sistem Walikota Kediri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Transisi Ketiga Atas Peraturan Walikota Kediri Nomor 32 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Adat Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Atas berbagai pertimbangan dikerjakan penyegelan operasional gerai makanan cepat saji tersebut semasa 3 hari. Untuk mengantisipasi agar tidak terulang balik, Satpol PP dan Polresta Kediri melakukan penjagaan dalam gerai makanan cepat saji tersebut. [nm].

Share this: