simbol-perang-lawan-covid-19-sejumlah-pkl-di-lamongan-pasang-bendera-merah-putih-1
Data

Simbol Perang Lawan Covid-19, Sebanyak PKL di Lamongan Perangkat Bendera Merah Putih

Lamongan (beritajatim. com) – Hingga kini, masa pandemi Covid-19 belum berakhir, pemerintah bersama Institusi terkait tidak henti-hentinya menyerahkan himbauan kepada warga masyarakat agar selalu menerapkan adat kesehatan (prokes) selama beraktifitas serta selalu menaati susunan pemerintah yang ada.

Guna membangkitkan sifat dalam melawan wabah Covid-19 yang tidak kunjung berakhir tersebut, nampak beberapa klub yang merupakan pekerja non formal seperti para padagang kaki lima (PKL), pemilik warung, tukang becak, serta tukang ojek di Lamongan ini memilih untuk memasang bendera merah putih sebagai simbol perang melawan pandemi.

Hal tersebut salah satunya seperti yang dilakukan oleh perempuan penjual gado-gado yang bernama Rini di sentra PKL, tepatnya di Hidup Laras Liris. Rini mengucapkan, bahwa dirinya sangat membantu upaya pemerintah dalam menetapkan kebijakan dan himbauan jadi bentuk upaya melawan pandemi.

“Kami sengaja bersama para-para PKL lainnya telah mengibarkan bendera merah putih ini. Hal itu kami kerjakan untuk menggelorakan semangat beserta dalam memerangi pandemi Covid-19, ” ungkap Rini pada wartawan, Minggu (1/8/2021).

Lebih lanjut, Para PKL di wilayah itu juga meyakini, bahwa secara terjalinnya sinergitas antara kelompok dengan Pemerintah dan badan terkait, maka pihaknya tetap optimis dan upaya tersebut akan dapat memerangi Covid-19.

Selain itu, Aksi kooperatif yang dilakukan oleh para PKL ini ternyata juga sangat diapresiasi oleh para anggota Polres Lamongan, TNI, maupun instansi terkait. Hal itu dibuktikan dengan adanya pemberian sandaran berupa sembako kepada para-para PKL, tukang becak & lainnya.

“Kami bersyukur, karena apa yang kami lakukan ini, yaitu kegigihan untuk serta dalam memerangi pandemi ini, memiliki apresiasi dari pemerintah, bapak-bapak Polisi dan TNI. Pada sela-sela kami mencari nafkah, tak lupa kami pula terus melakukan upaya buat tetap menerapkan prokes, ” tandasnya.

Terakhir, Rini juga mengharapkan, bahwa wabah pandemi Covid-19 itu segera sirna, sehingga dia bersama teman-temannya bisa beraktifitas seperti sedia kala. “Kami berharap dan selalu berdoa agar pandemi secepatnya jatuh, dan kami bisa tentu bekerja dengan tenang, ” pungkasnya. [riq/kun]

Share this: