Uji Coba Belajar Tatap Muka Siswa SMP di Ponorogo Wajib 3M
Data

Uji Coba Belajar Tatap Muka Siswa SMP di Ponorogo Wajib 3M

Ponorogo (beritajatim. com) – Pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus mampu beradaptasi dengan hal baru, yang kelak ke depan akan menjelma kebiasaan. Hal baru yang bakal menjadi kebiasaan, yakni pesan Pokok dengan 3 M yaitu membasuh tangan, memakai masker dan mengelola jarak.

Pesan ibu dengan 3 M itu bakal digunakan di kegiatan sehari-hari. Tidak terkecuali dalam uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SMP.

Uji coba yang rencananya akan dimulai pada hari Senin (19/10) depan, diharapkan bisa menjadi titik awal siswa mampu kembali ke sekolah, setelah berbulan-bulan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Ini moment, makanya dalam pelaksanaan uji coba PTM nanti, kami tekankan ke teman-teman kepala sekolah untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat, ” kata Ketua Musyawarah Kerja Besar (MKK) SMPN Ponorogo Sutarjo, Sabtu (17/10/2020).

Jangan sampai, lewat uji jika PTM ini malah melahirkan kluster penularan baru di lingkungan sekolah. Maka dari itu, pihaknya menyerahkan peringatan khusus, seperti siswa dengan sakit untuk tidak ke madrasah. Orang tua juga sudah diimbau untuk mengantar, supaya tidak menggunakan kendaraan umum.

Guru sedang menata status untuk persiapan uji coba PTM. (Foto/dok. beritajatim. com)

“Izin sebab orang tua juga harus disertakan siswa yang akan ikut PTM, ” kata Kepala SMPN dua Ponorogo ini.

Era uji coba PTM nanti, sekapur Sutarjo ranah utamanya bukan penelaahan materi. Namun, bagaimana menumbuhkan balik semangat siswa. Harus diakui, bila PJJ yang dijalankan itu kurang efektif. Siswa menjadi kurang antusias karena tidak mendapat pengalaman berharta di lingkungan sekolah, serta berinteraksi dengan guru dan siswa lainnya.

“Dengan uji jika PTM ini diharapkan bisa mengelola semangat belajar siswa, ” katanya. (ted)

Share this: