Update Covid-19 Jatim: 5. 835 Membangun, 1
Data

Update Covid-19 Jatim: 5. 835 Membangun, 1. 409 Sembuh dan 483 Meninggal

Surabaya (beritajatim. com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Sabtu (6/6/2020) malam.

Pada keadaan ini merupakan hari keduabelas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) tahap ketiga. PSBB diperpanjang lagi sejak 26 Mei hingga 8 Juni 2020.

Hingga 6 Juni 2020 pukul 21. 00 WIB, total orang dalam pemantauan (ODP) ada 25. 476 orang (masih dipantau 4. 021 orang), jumlah penderita dalam pengawasan (PDP) ada tujuh. 261 orang (masih diawasi 3. 466 orang) dan positif Covid-19 (coronavirus) 5. 835 orang (masih dirawat 3. 701 orang).

Surabaya hari ini meningkat 38 kasus baru menjadi dua. 918 dan Sidoarjo bertambah 5 menjadi 717. Sedangkan, Gresik berserang 6 kasus baru menjadi 205 positif.

“Hari ini ada tambahan 288 kasus baru di Jatim. Mutlak ada 5. 835 orang dengan positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 48 menjadi 1. 409 orang. Dan, yang meninggal bertambah 21 menjadi 483 orang. Semoga yang sembuh terus meningkat dan yang meninggal terus menyusut, ” katanya kepada wartawan, Sabtu (6/6/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 5. 835 orang di Jatim itu terdiri dari 2. 918 dari Surabaya, 92 Kabupaten Malang, 68 Kota Malang, 38 Kota Batu, 85 dari Magetan, 717 dari Sidoarjo, 158 Kabupaten Kediri, 51 Kota Kediri, 205 Gresik, 128 Lamongan, 10 Kabupaten Blitar, 3 Tanah air Blitar, 46 Lumajang, 60 Jember, serta 68 Situbondo.

Kemudian 18 Bondowoso, 10 Banyuwangi, 38 Pamekasan, 66 Tulungagung, 93 Jombang, 32 Nganjuk, 33 Kabupaten Madiun, 33 Ponorogo, 12 Trenggalek, 57 Bangkalan, 16 Pacitan, 63 Bojonegoro, 55 Tuban, 100 Kabupaten Pasuruan, 24 Kota Pasuruan, 116 Kabupaten Probolinggo, 21 Kota Probolinggo, 16 Sumenep, 51 Kabupaten Mojokerto, 20 Praja Mojokerto, 13 Ngawi, 5 Tanah air Madiun, 54 Sampang, 19 Anak Buah Kapal, 33 Verifikasi Domisili & 173 Verifikasi Mobil PCR BIN Surabaya.

Ada 1. 409 yang sudah terkonfirmasi minus. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 35 dari Kabupaten Malang, 24 Kota Malang, 3 Kota Akik, 766 Surabaya, 36 Sidoarjo, 28 Gresik, 48 Lamongan, 6 Kabupaten Blitar, 2 Kota Blitar, 55 Magetan, 11 Kabupaten Kediri, 10 Jember, 7 Kota Kediri, 11 Situbondo, 39 Tulungagung, serta 5 Trenggalek.

Selanjutnya, 22 Nganjuk, 13 Jombang, 5 Kabupaten Mojokerto, 2 Kota Mojokerto, 18 Kabupaten Madiun, 3 Kota Madiun, 7 Ngawi, 27 Lumajang, 14 Kota Probolinggo, 39 Kabupaten Pasuruan, 18 Ponorogo, 4 Bondowoso, 11 Bangkalan, 9 Pamekasan, 9 Tuban, 75 Kabupaten Probolinggo, 13 Praja Pasuruan, 3 Pacitan, 4 Sumenep, 10 Sampang, 13 Bojonegoro serta 4 Banyuwangi.

Tatkala itu, ada 483 pasien yang meninggal, yakni 16 di Kabupaten Malang, 4 Kota Malang, 2 Kota Batu, 282 di Surabaya, 65 di Sidoarjo, 20 dalam Gresik, 3 Bangkalan, 19 pada Lamongan, 9 di Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 3 di Magetan, 8 Pamekasan, 11 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 2 Kabupaten Probolinggo, 1 Tanah air Probolinggo, 3 Situbondo, 7 Kabupaten Pasuruan, 3 Kabupaten Mojokerto, 1 Kota Mojokerto, 1 Nganjuk, 1 Banyuwangi, 3 Jember, 3 Kabupaten Blitar, 4 Jombang, 1 Ponorogo, 1 Tulungagung, 3 Tuban & 1 Sampang. [tok/suf]

Share this: