Warga Lereng Kelud Tunggu Niat Molek PTPN XII Ngrangkah Sepawoh
Data

Warga Lereng Kelud Tunggu Niat Molek PTPN XII Ngrangkah Sepawoh

Kediri (beritajatim. com) – Warga di Lereng Gunung Kelud tepatnya di Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri menunggu niat baik PTPN XII Ngrangkah Sepawon Kediri untuk mewujudkan Kerja Sama Usaha (KSU) perluasan lahan perkebunan di kawasan tersebut. Sebelumnya warga telah mengajukan protes atas penggunaan lahan perkebunan PTPN XII di desa tersebut bersama-sama pihak investor dari luar daerah.

“Kami tunggu rencana baik dari pihak PTPN XII Ngrangkah Sepawon dengan secepatnya, sebab masyarakat di Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, sangat membutuhkan adanya perbaikan ekonomi. Apalagi, semenjak adanya Pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang ekonominya terdampak, ” sebutan Wiranto, salah satu warga, Kamis (21/5/2020).

Wiranto dan sejumlah warga menerima pembagian Bansos Covid-19, dari LMDH Budidaya Daerah Satak hari ini. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua LMDH Satak, Eko Cahyono yang didampingi oleh Kepala Desa setempat di Kantor LMDH Budidaya Desa Satak, Kabupaten Kediri.

Mugianto warga lain mengaku, dengan Pandemi Corona ini, pihaknya mengalami kesialan besar karena selama ini lupa pencahariannya sebagai petani sayur. Tatkala, karena Wabah Covid-19 sudah menurunkan harga sayur-mayur di daerahnya, sehingga penghasilannya berkurang signifikan.

“Kami ini sudah panen, tapi karena ada PSBB Covid-19 di berbagai daerah, hasil panen tersebut akhirnya tidak bisa didistribusikan & harga sayur jatuh. Alhamdulillah secara adanya bantuan dari LMDH Budidaya Desa Satak dan Kepala Tempat Satak, beban ekonomi kami berkurang, ” katanya.

Sementara tersebut, Kepala Desa Satak, Linawati membuktikan, saat ini warga sedang menunggui janji adanya KSU dari PTPN XII Kediri. “Warga kami itu sehari-hari menjadi petani dan penjaga. Namun dengan adanya KSU PTPN XII Kediri oleh investor dibanding luar daerah, masyarakat kami betul dirugikan, karena tidak bisa mengikuti mengelola lahan perkebunan yang tambahan ada di kawasan Desa Satak. Jadi kami harap, janji PTPN XII tidak sekedar janji, karena warga kami ini sangat butuh bantuan untuk menyambung hidupnya, ” katanya.

Terpisah, Ketua LMDH Budidaya Desa Satak, Eko Cahyono, mengemukakan, jika KSU untuk Tempat Satak ini terwujud, idealnya masyarakat membutuhkan sekitar 500 hektare, sebab total lahan PTPN XII Kediri khusus Afdeling Satak sebesar dua. 000 hektare.

“Untuk KSU ini, kami butuh tanah perkebunan sekitar 500 hektare. Rincian tersebut, kami hitung dengan total anggota LMDH Budidaya Desa Satak sebanyak 1. 360 KK, ” katanya.

Masih prawacana Eko Cahyono, baksos diberikan LMDH untuk meringankan beban ekonomi klub Desa Satak, yang selama ini terdampak Pandemi Corona. Pihaknya berharap, paket bantuan sembako yang dibagikan kepada 70 warga di desa tersebut bisa bermanfaat bagi itu dan keluarganya di rumah. [nm/but]

Share this: